Bagian Lem dalam lini produksi kayu lapis sangat penting untuk memastikan ikatan lapisan veneer yang tepat untuk membentuk produk kayu lapis yang kuat dan tahan lama. Bagian ini melibatkan penerapan perekat yang tepat (biasanya resin berbahan dasar formaldehida atau alternatif ramah lingkungan) pada veneer sebelum direkatkan. Bagian lem biasanya menggunakan aplikator lem otomatis yang memastikan pengaplikasian lem secara merata dan terkontrol, mengurangi pemborosan perekat dan meningkatkan kekuatan ikatan kayu lapis. Lem harus didistribusikan secara merata untuk memastikan ikatan seragam di seluruh lapisan, dan jenis lem yang tepat harus dipilih agar sesuai dengan jenis kayu lapis tertentu yang diproduksi. Bagian lem adalah bagian jalur produksi yang hemat energi, dan kemajuan terkini telah memperkenalkan sistem pengawetan panas untuk mempercepat proses pengikatan. Salah satu keuntungan utama bagian ini adalah otomatisasinya, yang mengurangi biaya tenaga kerja dan meminimalkan kesalahan manusia dalam penerapan perekat. Sistem ini dirancang untuk memastikan tingkat pengaplikasian lem yang konsisten, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas dan kekuatan kayu lapis. Dengan otomatisasi, produsen dapat mencapai kecepatan produksi yang seragam dan mengurangi variasi pada produk akhir. Bagian lem berperan penting dalam keberlanjutan proses secara keseluruhan, memastikan kayu lapis cukup kuat untuk digunakan dalam berbagai macam aplikasi, mulai dari bahan konstruksi hingga produksi furnitur.